Merawat
Kulit Bayi merupakan salah satu hal yang tidak boleh dilupakan oleh para ibu.
Hal ini disebabkan oleh kulit bayi yang masih sangat muda dan sensitif yang
rentan akan berbagai unsur penyakit dan berbagai macam gangguan lainnya. Kadang
para ibu melupakan mengenai perawatan bayi ini, karena melihat bahwa kulit bayi yang begitu halus, lembut dan
kelihatan segar, sehingga merasa perawatan kulit bayi tidak diperlukan lagi.
Ya, anggapan ini sangat salah, kulit bayi sangat rentan terkena biang keringat,
alergi, ruam, iritasi dsb, oleh karena itu peran seorang ibu atau orang tua
dalam menjaga kesehatan bayi khususnya mengenai kesehatan kulit sangat
diperlukan. Selain itu, penyakit kulit bayi berat (contoh bersifat patologis)
semula berawal dari tidak sehatnya lingkungan dan tidak baiknya perawatan
terhadap kulit bayi, oleh karena itu kami coba sampaikan Tips Dan Cara Perawatan Kulit Bayi yang mungkin dapat bermanfaat
bagi para orang tua yang memiliki bayi.
Pemilihan Pakaian dan
Popok Bayi
Pilih pakaian dan popok berbahan lembut dan tipis dari bahan katun atau campurannya. Hindari bahan nilon yang umumnya membikin bayi gerah dan mudah keringatan. Kondisi ini akan mudah mengundang kuman atau bakteri yang mudah memunculkan ruam dan gatal-gatal. Jika bayi sudah bisa menggaruk, kemungkinan terinfeksi pun menjadi lebih besar.Hindari pakaian dan popok yang terlalu ketat karena bisa membuat kulit bayi terluka bila lama tergesek bahannya.
Ganti segera pakaian bayi bila terkena
kotoran. Entah itu berupa muntahan, tumpahan makanan, apalagi jika terkena
feses atau air seninya. Kontak kulit dengan feses dan air seni dalam waktu lama
akan menyebabkan terjadinya ruam popok.


